Ingin sekali aku bertanya padanya, "Tidak kesepiankah kamu di sana?"
tapi tanpa kutanya pun bulan akan tetap di sana, bersama malam yang gelap.
Bukan salah bintang yang tak ingin menemani bulan.
Tapi kesetiaan bulan yang tetap ada walau tanpa bintang.
Sampai kapan pun bulan tetap akan ada dilangit malam itu.
Aku kembali tertunduk lesu.
Haruskah aku seperti bulan?
Tetap di sini tanpa siapa-siapa.
Rasanya mustahil.
Jam terus berdetak, sama seperti detak jantungku yang terus berpacu.
Mencari jawaban dari setiap pertanyaan yang aku buat sendiri.
Menimbang-nimbang segala harap dan nyata dalam timbangan hati.
Terkadang pula memaksakan hati bersandar pada realita.
Huft... Betapa sulitnya.
Menahan sebongkah rasa yang tertahan sekian lama.
Hanya tetesan air yang ada di sudut mata.
Menunggumu yang entah dimana.
Haruskah aku tetap berdiri di sini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar