Minggu, 13 Agustus 2017

Luka Pernikahan

Jika pernikahan adalah perlombaan, maka seharusnya saya sudah ada di garis finish. Namun, sayangnya pernikahan tak mengenal kata finish. Bahkan sampai berhadapan dengan malaikat munkar nakir pun.

Jika pernikahan adalah perlombaan, maka kematian seharusnya pun menjadi ajang perlombaan. Namun, sayangnya kematian tidak banyak pesertanya. Padahal itu hal yang pasti dibanding pernikahan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Dear, ayah ibu...
Jika pernikahan adalah hal yang penting untuk putrimu.
Jika putrimu harus dipersunting oleh pangeran yang rupawan dan dari kalangan bangsawan.
Maka perlakukanlah putrimu layaknya permaisuri bangsawan pula.

Jangan kau caci ia, dengan sebutan perawan tua
Jangan kau umpat ia, dengan sebutan pemilih rupa
Jangan kau cela ia, dengan sebutan tak berharga
Sedangkan kau terus tumpuk pundaknya dengan berbagai macam kriteria
Dan saat bersamaan pula kau terus tumpuk pundaknya dengan berbagai macam luka

Bagaimana mungkin ia menjadi cinderella dalam satu malam??? Sedangkan ia bukanlah putri dalam dongeng kau ceritakan dulu setiap malam.
.
"Terimakasih untuk setiap luka Mamah, Bapak, Teteh... Ini begitu berharga."